Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

DPPKB Kutim Gelar Bimtek Imunitas Masyarakat Pedesaan

4932
×

DPPKB Kutim Gelar Bimtek Imunitas Masyarakat Pedesaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kutai Timur – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Jambore Kader Imunitas Masyarakat Pedesaan (IMP) di Hotel Grand Tulip.

Acara yang berlangsung dari 30 Oktober hingga 2 November ini diikuti oleh 100 kader dari 18 kecamatan, 39 desa, dan 2 kelurahan di wilayah Kutai Timur.

Example 300x600

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mencakup praktik lapangan, yang dibimbing langsung oleh tim fasilitator dari BKKBN Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, Kepala DPPKB Kutai Timur, Achmad Junaidi B, menyoroti pentingnya peningkatan keterampilan kader dan penyuluh untuk membangun jejaring kerja yang kuat di lapangan.

“Kehadiran kader harus diterima masyarakat,” tegasnya. Pernyataan ini menjadi pengingat bagi para kader bahwa keberadaan mereka sangat vital dalam mendukung program Bangga Kencana dan upaya percepatan penurunan stunting.

Junaidi juga mengungkapkan bahwa dalam diskusi dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting, pihaknya telah membahas rancangan peraturan bupati (Perbub) yang akan mengatur kesejahteraan kader.

Regulasi ini diharapkan dapat segera diselesaikan untuk meningkatkan dukungan kepada para kader.

Tidak hanya itu, ia mendorong kader dan penyuluh untuk membangun komunikasi yang efektif dengan pemerintah kecamatan dan desa, guna mendapatkan tanah hibah untuk pembangunan balai penyuluh di delapan kecamatan yang saat ini belum memilikinya.

Lebih lanjut, Junaidi menyampaikan rencana pembentukan Satgas Program Bangga Kencana di setiap desa, yang akan mendampingi kader dalam melaksanakan program keluarga berencana serta percepatan penurunan stunting.

“Jika disetujui BKKBN dan ada regulasinya, ini bisa menjadi langkah besar bagi Kutai Timur,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran kader sebagai ujung tombak program kependudukan dan keluarga berencana, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. (adv)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *