Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Kementerian Kominfo Berubah Nama Jadi Komdigi, Ini Penjelasan Kadis Kominfo Staper Kutim

2831
×

Kementerian Kominfo Berubah Nama Jadi Komdigi, Ini Penjelasan Kadis Kominfo Staper Kutim

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur, Ronny Bonar Hamonangan Siburian
Example 468x60

Kutai Timur – Perubahan nama Kementerian Kominfo menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) hingga saat ini belum berdampak pada tugas dan fungsi Kominfo di tingkat daerah.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur, Ronny Bonar Hamonangan Siburian.

Example 300x600

Ronny menjelaskan bahwa hingga saat ini, aturan atau regulasi terkait perubahan nama tersebut belum diterapkan di wilayah Kutai Timur.

Untuk memastikan kesiapan daerah dalam menghadapi perubahan regulasi, Diskominfo Staper Kutim masih terus berkoordinasi dengan Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur.

“Kami masih berkoordinasi dengan provinsi, dan fokus kami saat ini adalah memaksimalkan anggaran yang ada agar dapat terserap dengan optimal,” katanya. Sabtu (10/11/2024).

Ronny menekankan bahwa perubahan aturan di tingkat daerah tidaklah semudah yang dibayangkan.

Setiap perubahan membutuhkan revisi Peraturan Daerah (Perda) terkait organisasi, yang harus melalui proses pembahasan bersama DPRD Kutai Timur.

Untuk saat ini, belum ada Diskominfo daerah yang mengadopsi nomenklatur baru dari Komdigi.

Menurut Ronny, perubahan dari Kominfo menjadi Komdigi tidak serta-merta menuntut perubahan Perda yang berlaku di tingkat daerah.

“Cukup ditambahkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) jika ada hal yang belum terakomodir dalam aturan tersebut,” jelasnya. (Adv)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *