Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik

Pilkada 2024, Ketua Komisi II DPR Usul Sirekap Tidak Digunakan Lagi

187
×

Pilkada 2024, Ketua Komisi II DPR Usul Sirekap Tidak Digunakan Lagi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA —Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia mengusulkan agar Sistem Rekapitulasi Suara Pemilu (Sirekap) tidak digunakan  lagi pada Pilkada 2024.

Ia mengaku skeptis atau ragu dengan KPU jika tak bisa tunjukkan sistem baru yang lebih baik.

Example 300x600

“Nah, kalau saya skeptis kalau dalam tiga bulan ini KPU tidak bisa menunjukkan sistem yang baru yang lebih, saya kira mending tidak usah dipakai lagi Sirekap,” kata Doli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2024).

Doli menilai penggunaan Sirekap saat Pemilu 2024 banyak menimbulkan polemik. Diantaranya, penghitungan perolehan suara caleg yang kerap berubah-ubah.

Doli mengatakan hal itu lantas menimbulkan terjadinya fitnah diantara para kandidat. Doli mengevaluasi secara menyeluruh perihal Sirekap ke depannya.

“Nanti kita akan evaluasi secara menyeluruh, toh juga di UU nggak ada, ini kan problemnya kenapa kita nggak bisa pakai sistem-sistem supporting itu karena di UU nggak diatur,” pungkasnya.

“Saya yakin kalau ditanya semua Komisi II apakah Sirekap akan digunakan di Pilkada kayaknya hampir sama bilang enggak usah aja,” tambahnya. (**)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *