Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Massa Aksi Desak Gubernur Sulsel dan Presiden Prabowo Wujudkan DOB Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya

2
×

Massa Aksi Desak Gubernur Sulsel dan Presiden Prabowo Wujudkan DOB Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LUWU —Tuntutan pembentukan daerah otonom baru (DOB) Provinsi Luwu Raya belum surut dan terus bergolak di Kabupaten Luwu. Hal ini ditandai dengan eskalasi aksi demonstrasi yang terus meningkat, dengan hadirnya aksi di beberapa titik baru

 

Example 300x600

Aksi demontrasi tuntutan pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya di Kabupaten Luwu yang awalnya hanya di batas Kabupten Luwu-Wajo di Larompong Selatan dan di batas Ibukota Belopa-Kecamatan Suli, Senin (26/1) menghadirkan titik baru yaitu di Padang Sappa kecamatan Ponrang dan di Desa Toddopuli tepatnya di moenumen Toddopuli Temmalara di Bosak, kecamatan Belopa.

 

Dari pantauan Harian media ini, Senin siang, massa mendesak Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman agar merestui usulan DOB Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya dengan menerbitkan rekomendasi. Pula mendesak Presiden RI Prabowo Subianto agar menerbikan Diskresi untuk DOB Luwu Tengah serta Provinsi Luwu Raya

 

Massa memilih lokasi aksi di kawasan monumen bersejarah itu bertepatan dengan peringatan Pertempuran Bosak, salah satu perlawanan masyarakat Wija To Luwu terhadap Nederlandsch Indie Civil Administration (NICA) dan Koninklijke Nederlands Indische Leger (KNIL) setelah Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Pada monumen tersebut tercatat peristiwa pertempuran antara anggota Bn.D Ponrang PRI/PKR Luwu melawan tentara Belanda (NICA) pada 26 Januari 1946. Di bangunan itu juga tertera kalimat ‘Pattimpa Bajae’ dan ‘Toddopuli Temmalara’, serta lambang Garuda di bagian atas.

 

Dalam aksi tersebut, demonstran membentangkan spanduk bertuliskan ‘Selamat Datang di Provinsi Tana Luwu’, membakar ban bekas, serta berorasi secara bergantian di badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas dari dua arah sempat tersendat dan kendaraan harus antri selama aksi berlangsung.

 

Koordinator lapangan aksi, Krinyol, mengatakan massa membawa dua tuntutan utama kepada pemerintah daerah dan pusat.

 

“Dalam aksi ini tuntutan kami pertama, mendesak Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengeluarkan rekomendasi dan pernyataan sikap untuk mendukung pembentukan Provinsi Tana Luwu dan DOB Luwu Tengah, dan peryataan itu disampaikan melalui media Nasional,” ujarnya.

 

Selain itu, massa juga meminta Presiden segera mengambil langkah politik melalui keputusan resmi.

 

“Kedua, tuntutan kami Mendesak presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk mengeluarkan dekresinya,” Ungkapnya.

 

Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan setempat, meski terlihat sangat keras namun suasana masih dalam kondisi yang aman kondusif.

Informasi yang dihimpun media ini, Selasa (27/1) aksi demontrasi ini akan terus berlanjut bahkan akan memperlihatkan eskalasi yang meningkat karena sejumlah simpul akan menggabungkan diri dalam satu titik untuk melancarkan aksi demontrasi besar-besaran (**)

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *