SIDRAP — Aktivitas pelangsir BBM subsidi, khususnya solar, marak terjadi di berbagai wilayah termasuk di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan yang memicu antrean panjang dan kelangkaan.
Para pelaku menggunakan tangki modifikasi, jeriken, serta manipulasi barcode MyPertamina untuk membeli BBM berulang kali.
Tindakan ini merugikan masyarakat umum dan memicu kemacetan di SPBU.
Dari hasil penelusuran terdapat beberapa orang yang menjadi pelangsir BBM Solar Subsidi di Kabupaten Sidrap khususnya di daerah Kadidi, Kecamatan Panca Rijang
“Haji Idris namanya (pelangsir red), yang suplai BBM Solar Subsidi tersebut dari Azis di Kadidi,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, Jumat (27/3/2026)
“Modus operandi Pelangsir BBM tersebut menggunakan jerigen dan tidak tanggung-tanggung hingga mencapai ratusan jerigen yang disuplai ke Haji Idris dari Azis di Kadidi,” tambahnya
Dengan modus yang dilakukan menimbulkan dampak diantaranya Kelangkaan dan Antrean sehingga Solar subsidi sulit didapat oleh truk angkutan barang/umum dan petani
Sementara itu salah satu pemerhati publik KOMPI Sulsel, Listan Cs meminta kepada Aparat penegak hukum di wilayah tersebut untuk mengambil tindakan yang tegas kepada pelangsir yang diduga merugikan masyarakat dan negara
“Kami meminta kepada aparat penegak hukum khususnya Polres Sidrap untuk mengamankan kendaraan pelangsir dan orang yang terlibat, melakukan inspeksi, dan memberikan peringatan keras kepada SPBU.,” ujar Listan
“Masyarakat berharap pihak kepolisian dan Pertamina memperketat pengawasan di SPBU untuk menindak tegas praktik ilegal ini.,” pungkas Listan.
Hingga berita ini dimuat belum ada konfirmasi resmi dari pihak Polres Sidrap terkait dugaan penyelewengan BBM Subsidi yang diduga melibatkan Azis dan Hj.Idris. (Tim X)



















