Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Upaya Pemkab Tekan Angka Pernikahan Dini di Kutai Timur

2787
×

Upaya Pemkab Tekan Angka Pernikahan Dini di Kutai Timur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kutai Timur – Pemerintah Kutai Timur saat ini berupaya menekan angka pernikahan dini, yang dinilai menjadi sala satu faktor tingginya tingkat perceraian di Kutai Timur

Dalam upaya ini, Pemerintah lewat DPPKB Kutim, melunckan program Advokasi Promosi dan Edukasi pada Remaja dan Anak Sekolah tentang Pencegahan Pernikahan Dini (Apresiasi).

Example 300x600

Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Ani Saidah mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaannya, Program ini akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga komunitas remaja seperti PIK-R dan Duta Genre.

Kegiatan utama meliputi edukasi langsung di sekolah, kompetisi video, serta monitoring berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program.

Indikator keberhasilan sudah ditetapkan dengan jelas: penurunan angka pernikahan dini, tercapainya target stunting nasional, dan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan edukasi.

Peluncuran program ini menjadi momentum penting bagi Kutim untuk menunjukkan komitmen terhadap masa depan generasi muda.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan pendekatan yang berbasis komunitas, Apresiasi diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mengatasi persoalan mendesak ini.

“Ini bukan hanya soal data atau angka, tetapi tentang bagaimana kita membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi muda kita,” ucap Ani.

Program Apresiasi bukan sekadar aksi, melainkan gerakan kolektif yang menggerakkan semua elemen masyarakat demi masa depan Kutim yang lebih baik. (Adv)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *